Penyakit Kanker Tulang

Banyak faktor dan kondisi yang diperkirakan bisa menyebabkan penyakit kanker tulang seperti zat kimia beryllium dan sejenis virus FBJ (Francis Biklis-Jhonson) dan radiasi. Selain itu, beberapa penyakit turunan juga diduga sebagai faktor penyebab kanker tulang seperti Syndrome Rothmund Thomson, sindroma bloom, dan sindroma Li-Fraumeni. Gejala yang sering dirasakan pada kanker ntulang adalah nyeri tulang, bengkak diatas tulang, nyeri dada, batuk, demam, dan bobot badan menurun. Kanker tulang dapat terjadi sebagai penyakit primer (yang berasal dari tulang atau lebih sering terjadi akibat metastatis dari tumor lain).

Penyakit kanker tulang primer dapat berawal di setia0p sel tulang. Kanker sumsum tulang menyebabkan leukemia atau myeloma. Kanker primer osteoblas atau osteosit disebut sarcoma osteogenik. Sarkoma osteogenik. Sarkoma osteogenik sering terjadi pada tulang panjang, terutama femur (paha), atau di lutut, Kanker kartilago disebut kondrosarkoma. Kondrosarkoma, biasanya terjadi di femur atau panggul.

Gambaran klinis penyakit kanker tulang :

  1. Nyeri yang berkaitan dengan inflamasi disertai pembengkakan dalam dan sekitar tulang
  2. Fraktur patologis

Perangkat diagnostic penyakit kanker tulang :

  1. MRI akan mengidentifikasikan tumor tulang
  2. Biopsi tulang akan mengidentifikasi neoplasma dan jaringan yang terlibat.

Komplikasi penyakit kanker tulang adalah :

  1. Amputasi ektremitas sering terjadi
  2. Ansietas, ketakutan dan stress keluarga sering menyertai diagnosis kanker, terutama pada anak-anak.

 

Penatalaksanaan penyakit kanker tulang untuk osteosarkoma dan kondrosarkoma :

  1. Reseksi bagian tulang yang sakit dapat memungkinkan terapi kanker yang berhasil tanpa diamputasi.
  2. Amputasi ekstremitas mungkin diperlukan
  3. Kemoterapi diberikan
  4. Kanker sumsum tulang diatasi dengan kemoterapi dan radiasi.

Tumor penyakit kanker tulang bisa terjadi dan sering muncul pada bagian tubuh lain dan menyebar ke tulang (kanker sekunder). Kanker tulang utama jarang terjadi pada orang dewasa. Kanker ini lebih sering menyerang anak-anak dan anak muda, biasanya pada tulang kaki. Gejala dari kedua jenis kanker ini meliputi rasa nyeri, sensitive dan bengkak pada area yang terserang dan juga meningkatnya kerentanan terhadap patah. Rasa sakit dapat meningkat di malam haru dan ketika orang tersebut beridir atau berbaring.

Kanker tulang didiagnosis melalui rontgent, pemindaian MRI, atau CT (computerized tomography). Bagian tubuh lain misalnya paru-paru, juga bisa diperiksa untuk mengetahui apakah penyakit sudah menyebar ke tempat lain. Apabila diagnosis kanker utama sudah pasti, tumor tersebut akan dibuang dengan operasi jika memungkinkan. Radioterapi atau kemoterapi biasanya dilakukan untuk memusnahkan sel-sel kanker yang tersisa. Pengobatan untuk kanker tulang utama biasanya berhasil dan dalam kebanyakan kasus penyakit ini tidak kambuhan. Kanker tulang sekunder lebih sering menyerang rusuk, panggiul, tulang belakang dan tengkorak. Kanker sekunder (dikenal sebagai metastatis) memusnahkan jaringan tulang menjadikan tulang rentan terhadap patah. Pengobatan difokuskan pada tempat awal pertumbuhan kanker yang seringkali berada pada paru-paru, ginjal, tiroid, atau prostat. Tumor tulang tidak bisa dibuang lewat operasi, tapi radioterapi atau kemoterapi dapat membantu memusnahkannya.


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Kanker Tulang and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *